Back / Notes

Git/git-stash-vs-add

Perbedaan `git add` vs `git stash`

/1 min readgitstashadd

Catatan ini menjelaskan perbedaan utama antara git add dan git stash, serta kapan sebaiknya menggunakan masing-masing perintah.


git add

Digunakan untuk menambahkan perubahan ke staging area, yaitu tahap persiapan sebelum melakukan commit.

  • Perubahan tetap ada di working directory
  • Tidak menyembunyikan perubahan
  • Umumnya digunakan sebelum git commit

Contoh:

bash
git add <file>
git add .

git stash

Digunakan untuk menyimpan sementara semua perubahan yang belum di-commit, baik yang sudah di-stage maupun belum.

  • Perubahan disimpan dan dihilangkan dari working directory
  • Cocok saat ingin menyimpan pekerjaan tanpa commit
  • Berguna ketika perlu berpindah branch atau melakukan pull

Contoh:

bash
git stash

Kapan Menggunakan git stash

Gunakan git stash ketika:

  • Ingin pindah branch tapi ada perubahan yang belum di-commit
  • Perlu pull perubahan dari remote tanpa kehilangan perubahan lokal
  • Ingin menyimpan kerjaan untuk sementara waktu tanpa membuat commit

Perintah Umum git stash

bash
git stash           # Simpan perubahan (staged & unstaged)
git stash list      # Lihat daftar stash yang disimpan
git stash show -p   # Tampilkan isi detail dari stash terakhir
git stash apply     # Ambil perubahan dari stash (tidak menghapus stash)
git stash pop       # Ambil dan hapus stash terakhir
git stash drop      # Hapus stash tertentu

Kesimpulan

PerintahTujuanPerubahan Tetap Ada?Siap untuk Commit?
git addMenyiapkan perubahan untuk commitYaYa
git stashMenyimpan sementara perubahanTidakTidak